FLAMBOYANT FELLOW
in photograph we define ourselves, beneath the blanket of fashion

January 14, 2008

STAR STIR STOR

Star Stir Stor adalah sebuah lagu sunda yang dinyanyikan oleh Yan Asmi. Saat melihat lagu ini di putar di sebuah stasiun tv lokal hati ini awalnya tergelitik, namun sesaat kemudian perasaan itu hilang digantikan dengan perasaan miris, perasaan miris yang hadir karena teringat kondisi dan perilaku angkot di jalan raya, serta semakin tercekiknya para pengemudi angkot karena bensin semakin mahal sementara setoran semakin sedikit. Pikiran melayang menelusuri carut – marutnya kondisi transportasi umum di negara ini.

Di saat yang hampir bersamaan, stasiun tv lain menayangkan nasib bemo di jakarta yang hampir punah, hadirnya APB (Angkutan Pengganti Bemo) dan dengan buruknya kondisi bemo – bemo yang beroperasi serta jarangnya onderdil, seakan bemo tinggal menunggu waktu untuk hilang dari jalan – jalan di kota Jakarta. Tapi, seperti kata seorang supir bemo, bemo masih bertahan karena masyarakat Jakarta masih banyak yang menggunakan bemo. “Inikah cara pemerintah menghapus simbol – simbol kemiskinan?” demikian suara narasi dari acara “nasib bemo” tersebut. Kenapa simbolnya yang dihapus, bukan kemiskinannya? Terlintas ide, bila bemo masih dipakai, kenapa tak direvitalisasi saja, dirawat dan tidak lagi dijadikan simbol kemiskinan tapi simbol ciri khas Jakarta?

Lalu masuk ke acara berikutnya, ternyata membahas metro mini yang ugal-ugalan, “si jago merah” sebutannya. Ngetem disembarang tempat, mengangkut penumpang di sembarang tempat, penumpang berjejalan, menjadi ciri – ciri si jago merah. Kebut – kebutan rebutan penumpan dan mengambil jalan orang, yang membahayakan jiwa supir, penumpang, dan orang lain, sudah menjadi kegiatan sehari – hari. Bahkan tak jarang, adu mulut dan adu jotos menjadi klimaks drama di jalan raya, kalau bukan kecelakaan tentunya.

Cermin dari apakah itu semua sebenarnya? Kapan tangan – tangan pembuat keputusan dan kantung –kantung yang basah berhenti memikirkan perutnya sendiri lalu mulai memikirkan orang lain? Karena sang supir metro mini pun cuma akan berkata: “ya gimana lagi, kan ngejar waktu, ngejar setoran…” ah ujung - ujungnya setoran lagi.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://flamboyant.blogsome.com/2008/01/14/star-stir-stor/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>